Service Performance Management Framework — Workshop Wakil Kepala Sekolah
Setiap bidang layanan sekolah dibangun di atas rantai yang sama: mandat yang jelas, standar yang terukur, indikator yang dapat dinilai, dan bukti yang objektif.
| Layanan | Standar Layanan |
|---|---|
| Perangkat Pembelajaran | Seluruh guru memiliki perangkat lengkap sebelum semester dimulai. |
| Supervisi Akademik | Setiap guru memperoleh supervisi minimal dua kali setiap semester disertai umpan balik. |
| Pendampingan Guru | Guru memperoleh coaching maksimal tujuh hari setelah supervisi. |
| Pengembangan Kurikulum | Seluruh perangkat selaras dengan Kurikulum Nasional dan Kurikulum Yayasan. |
| Asesmen | Hasil asesmen dianalisis dan digunakan untuk perbaikan pembelajaran. |
| Pengembangan Guru | Setiap guru mengikuti minimal dua kegiatan pengembangan profesional setiap semester. |
| Layanan | Standar Layanan |
|---|---|
| Pembinaan Karakter | Program karakter dilaksanakan secara rutin setiap minggu. |
| Disiplin | Setiap kasus ditangani maksimal tiga hari kerja. |
| Konseling | Setiap siswa memperoleh akses layanan konseling sesuai kebutuhan. |
| Ekstrakurikuler | Seluruh siswa memiliki kesempatan mengikuti minimal satu kegiatan. |
| Kepemimpinan | Pengurus organisasi siswa mendapatkan pelatihan setiap tahun. |
| Perlindungan Anak | Seluruh laporan ditindaklanjuti sesuai SOP. |
| Layanan | Standar Layanan |
|---|---|
| Inventaris | Seluruh aset terdokumentasi secara digital. |
| Perbaikan | Kerusakan ringan ditangani maksimal 2×24 jam. |
| Pemeliharaan | Jadwal pemeliharaan dilaksanakan sesuai kalender. |
| Kebersihan | Area sekolah memenuhi standar kebersihan setiap hari. |
| Pengadaan | Pengadaan mengikuti SOP dan analisis kebutuhan. |
| Keamanan | Seluruh area memiliki prosedur keamanan yang diterapkan secara konsisten. |
| Layanan | Standar Layanan |
|---|---|
| Informasi | Informasi penting dipublikasikan tepat waktu melalui media resmi sekolah. |
| Pelayanan Orang Tua | Pertanyaan atau keluhan mendapat respons maksimal 1×24 jam pada hari kerja. |
| Publikasi | Kegiatan sekolah dipublikasikan secara konsisten sesuai kalender komunikasi. |
| PPDB | Calon orang tua memperoleh informasi yang jelas dan lengkap mengenai layanan sekolah. |
| Kemitraan | Program kerja sama dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara berkala. |
| Alumni | Data alumni diperbarui dan dimanfaatkan untuk pengembangan jejaring sekolah. |
Workshop difokuskan pada wakil kepala sekolah, namun sistem ini menempatkan kepala sekolah sebagai pengintegrasi seluruh bidang.
Delapan tahap yang saling terhubung membentuk satu rantai mutu — berujung pada perbaikan berkelanjutan yang kembali memperkuat setiap tahap.
Yayasan Joseph Esa Ene akan memiliki Service Performance Management Framework — sistem manajemen kinerja berbasis layanan yang menghubungkan visi yayasan dengan pekerjaan sehari-hari di sekolah, sekaligus menyediakan dasar yang kuat untuk evaluasi mutu dan peningkatan layanan secara berkelanjutan.
Yayasan Joseph Esa Ene · Kongregasi JMJ